Sepeda Unta
Masih ingat dengan sepeda onthel atau sepeda unta atau sepeda pancal kan?. Sepeda yang di tahun 90-an sudah banyak ditinggalkan dan digantikan oleh sepeda dengan jenis yang lebih baru bahkan digantikan oleh sepeda bermotor. Namun sekarang sepeda unta ini mulai menjadi barang buruan. Dari yang tadinya tersingkirkan oleh jaman, bukan tidak mungkin demi menekan efek global warming dan mendapatkan antiknya, di tahun-tahun mendatang bakal menjadi primadona jalanan. Siapa yang tahu?
Ngomongin Sepeda Onthel, saya jadi ingat dulu waktu saya kecil, bapak saya punya sepeda onthel kuno atau sepeda unta yang mereknya Philips atau Simplex atau Phoenix ya… (lupa). Saya masih ingat (bapak sering cerita tentang sepeda ini) dulu beli onthel dari pak carik yang punya beberapa dengan harga kalau gak salah Rp 25.000 dicicil 4 kali. Waktu beli itu sekitar tahun 1979 dan uang pembayaran pertama dari hasil panen tembakau dan harga segitu sudah sangat mahal bagi bapakku yang penghasilannya pas-pasan.
Jika saya pulang kampung dan kami bernostalgia tentang sepeda ini pasti ceritanya bakal panjang. Karena sepeda ini memang menjadi kendaraan satu-satunya di keluarga saya waktu itu maka banyak kenangan dengan sepeda ini. Hal yang paling saya ingat adalah ketika saya terjatuh dari boncengan karena saya tertidur dan bapak gak menyadari kalau saya jatuh. Bapak baru menyadari ketika ada orang ngarit yang teriak-teriak ngasih tahu. Sampai sekarang bekas bocor di kepala masih membekas
. Saya juga masih ingat bapak dulu sering bayar pajak untuk kepemilikan sepeda onthel ini. Kalau gak salah pajaknya sekitar Rp 100 untuk setahun dan di kasih Plombir/Plembir (semacam stiker). Hal yang tidak ada lagi di jaman sekarang ini (mungkin). Saya tidak punya dokumen kepemilikan sepeda onthel bapak saya ini tapi kurang lebih bentuknya seperti ini.
Kartoe padjak
Plomber/Plembir/Peneng
note: gambar di pinjam dari koleksibarangdjadoel.blogspot.com
Sayangnya sepeda itu udah di jual jadi gak bisa upload gambarnya.
25 Comments
Other links to this post
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI







By sawali tuhusetya, January 9, 2010 @ 12:32 am
kendal malah ada paguyban sepeda onta, mas. sayangnya, saya belum tertarik utk ikutan. cari sepeda jadul kayak gitu, ternyata bukan hal yang gampang. kalau toh ada, harganya sdh mulai melangit.
sawali tuhusetya´s last blog ..Pelarangan Buku dan Tragedi Pencerdasan Bangsa
Balas
oelil Reply:
January 11th, 2010 at 11:37 pm
nggih pak…karena sudah masuk barang langka nggih
Balas
By liudin, January 9, 2010 @ 1:24 am
memang benar kok mas, tetangga saya sepeda ontelnya terjual dengan harga 100 juta, milik kakek saya saja ditawar hingga 20 juta rupiah. silahkan tawarkan ke pecinta sepeda disurabaya, itu sih kata tetangga saya yang sepedanya terjual tadi
liudin´s last blog ..Bagaimana Untuk Membaca Bahasa Tubuh
Balas
oelil Reply:
January 11th, 2010 at 11:36 pm
wah ..banyak duit dari ketekunan tuh namanya ya
Balas
By liudin, January 9, 2010 @ 1:28 am
memang benar kok mas bahkan tetangga saya menjual harga sepeda ontelnya pada angka 100 juta
liudin´s last blog ..Bagaimana Untuk Membaca Bahasa Tubuh
Balas
By Ongki, January 9, 2010 @ 4:47 am
wow.. dulu beda banget dengan sekarang, uang 25ribu bisa dikatakan sangat mahal..
Ongki´s last blog ..TELKOMSELpoin – Tukarkan poinnya, dapatkan hadiahnya 
Balas
By Sugeng, January 9, 2010 @ 5:50 am
Sekarang onthel memang jadi barang buruan setelah mengantikan (kembali) kejayaan BMX dan sepeda gunung. Tapi sayang juga sepeda ku sekarang cuma terpojok di bagian belakang rumah karena sudah jarang dipake :sad: .
Sugeng´s last blog ..Refleksi Setahun Modemku, Mengantarkan Kedunia Tanpa Batas
Balas
oelil Reply:
January 11th, 2010 at 11:35 pm
kasihan ya mas sepedanya …
Balas
By rianz, January 9, 2010 @ 10:46 am
dulu sepeda onthel mahal bgt ya… mgk sama kayak harga motor skrang….
Balas
oelil Reply:
January 11th, 2010 at 11:35 pm
ho oh..lha wong uang jajanku aja dulu cuma Rp 15,- we..dah dapet cendol sama slondok/klanting tuh
Balas
By guskar, January 9, 2010 @ 12:32 pm
saya punya koleksi sepeda onthel tua itu mas.. tua dilihat dari riwayatnya. bisa dibaca di sini.
tp sdh lama nggak ngurus plombir itu. seminggu sekali tak elus2..biar tetep kinclong
Balas
oelil Reply:
January 11th, 2010 at 11:33 pm
buat klangenan ya Gus…
Balas
By Jauhari, January 9, 2010 @ 2:01 pm
Sepeda FAVORITKU selalu ;)
Jauhari´s last blog ..Tips Meningkatkan Performa WordPress
Balas
oelil Reply:
January 11th, 2010 at 11:32 pm
masih ada sekarang mas ?
Balas
By annosmile, January 9, 2010 @ 10:17 pm
foto speda ontanya mana om
annosmile´s last blog ..Mendaki Tingkatan Candi Gedongsongo
Balas
oelil Reply:
January 11th, 2010 at 11:32 pm
dah di jual kang..dadi gak dapet gambarnya heee
Balas
By nahdhi, January 10, 2010 @ 8:57 pm
MbahQ isih komplit dokumen-dokumen pajakE lho…..
nahdhi´s last blog ..Mengapa Saya Blogging?
Balas
oelil Reply:
January 11th, 2010 at 11:32 pm
di dol ra mas untane…
Balas
By bundadontworry, January 11, 2010 @ 1:33 pm
jadi inget guru SMP bunda dulu, juga pakai sepeda onthel, tapi kita2 suka usilin, entah dikempesin bannya atau di putusin tali karet di sadelnya yg dipakai utk mengikat tas beliau.
duh, sekarang baru nyesel………
salam.
bundadontworry´s last blog ..Kiat belanja ketika berwisata
Balas
oelil Reply:
January 11th, 2010 at 11:30 pm
wah bunda dulu bandel juga ya hiihihii
Balas
By ireng_ajah, January 11, 2010 @ 7:07 pm
Wahh..mesti mahal itu mas hasil jualan sapida untana.. 2.5% lho mas..
hehehehehehehee…
sapida unta juga gak marai cepet kesel biarpun jarak jauh juga..
ireng_ajah´s last blog ..Ngekost Di Penjara
Balas
oelil Reply:
January 11th, 2010 at 11:31 pm
haiyah..yo tetep kesel nek ra leren2 hihihii
Balas
By a-chen, January 12, 2010 @ 1:47 pm
thanks mas postnya…
a-chen´s last blog ..Leaving on A Jet plane
Balas