Budayakah Kekerasan?
Entah apa yang mendasari 2 pemuda ini, sehingga perkelahian tak terhindarkan. Di tengah gerimis dan tanah becek mereka saling pukul, bergulat di lumpur sampai akhirnya bapak-bapak polisi melerai dan mengamankan mereka. Apakah mereka bisa menikmati musik yang di bawakan oleh band ibu kota malam ini atau tidak, saya tidak tahu. Tapi yang pasti kedua pemuda ini langsung dimasukkan ke mobil polisi yang stand by di lokasi lalu dibawa pergi.
Ini terjadi saat saya dan anak saya nonton konser musik yang bintang tamunya adalah Five Minutes. Meskipun gerimis dan lapangan becek namun jelas terlihat lapangan yang penuh sesak. Pertunjukan berjalan seru, penonton ikut menyanyikan lagu “Teman Biasa” yang sedang dibawakan. Konser Five Minutes ini memang asik dinikmati meskipun gerimis. Lagu yang berikutnya berjudul “Ambilkan Bulan” yang di aransemen ulang oleh band ini berhasil membuat penonton di bagian depan seperti kesetanan. Tak dihiraukan lagi lumpur yang menggenang di depan panggung. Lalu entah karena sebab apa, tiba-tiba penonton bagian depan buyar seperti membuat lingkaran. Ternyata di tengah lingkaran penonton ada yang sedang adu jotos.
Kita sudah sering mendengar atau melihat berita perkelahian, tawuran, kerusuhan, kejahatan. Banyak di antaranya yang sebenarnya disebabkan oleh hal yang sepele yang tidak memerlukan adu jotos, lemparan batu, caci maki atau bentuk kekerasan apapun untuk menyelesaikannya. Namun mungkin emosi mengalahkan akal sehat. Rasa egois dan tak mau mengalah sudah menguasai hati. Yang “katanya” kesetia kawanan ikut memperparah tindak kekerasan. Setia kawan atau ikut-ikutan?
Perasaan banggakah yang mereka dapatkan jika menang atau mungkin malu jika mengalah? Aah saya ndak tahu yang mereka pikirkan. Yang saya tahu, perbuatan itu merugikan orang lain. Pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila) dan bimbingan Budi Pekerti yang saya dapatkan di SD, SMP, STM dulu tidak mengajarkan kekerasan tapi mendidik untuk saling tenggang rasa “tepo sliro”, bertanggung jawab, saling hormat menghormati karena itu adalah budaya kita.
Setelah melihat, membaca, mendengar, menimbang, …. saya tidak bisa memutuskan. Budayakankah kekerasan?
48 Comments
Other links to this post
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
.-= ciwir´s last blog ..Amprokan...





By dafìDRiau, January 31, 2010 @ 6:26 am
Itu adalah suatu budaya. Namun adlah budaya pritif. Orang menyebutnya budaya barbar.
Balas
By bundadontworry, January 31, 2010 @ 10:20 am
setuju dgn Mas Dafi.
budaya jahiliyah, yg tdk mengenal kata mufakat dgn komunikasi.
jadi hanya taunya ya cuma adu otot saja.
kasihan juga ya, kok malah mundur sih ?………………*prihatin*
salam.
bundadontworry´s last blog ..Sudah Sesuaikah Pekerjaan Anda Dengan Hati?
Balas
By uny, January 31, 2010 @ 11:37 am
ia….
mengapa orang2 itu berbuat demikian.
bukankah damai itu lebih indah….
uny´s last blog ..Dani ,Tetaplah Tersenyum
Balas
By budies, January 31, 2010 @ 2:23 pm
bukankah kekerasan itu ukuran keras tidaknya sesuatu?
lho gak sambung
maaf-maaf jangan keras-keras, nanti kekerasan. khan gak enak didengar tetangga kalau terlalu keras
budies´s last blog ..PUISI TITRASI
Balas
By udienroy, January 31, 2010 @ 7:29 pm
Salam kenal ini merupakan kunjungan perdana saya. Maaf saya belum dapat merespon artikelnya. Tapi mungkin di kunjungan berikutnya. Selamat Malam. …Lelang keperawanan di dunia maya
Balas
By sawali tuhusetya, January 31, 2010 @ 8:18 pm
kekerasan sesungguhnya bisa menimpa siapa saja, mas liliek, ketika orang ybs tdk memiliki kecerdasan emosi. kekerasan juga bukan budaya bangsa kita. namun, jika tak dicegah, bisa jadi akan menjadi budaya. konon budaya itu terdesain karena kebiasaan hingga akhirnya mewabah.
sawali tuhusetya´s last blog ..Bank Century, Unjuk Rasa, dan Pemakzulan
Balas
By oelil, February 1, 2010 @ 12:10 am
@Pak Sawali, benar jika ada ungkapan bisa karena biasa ya pak
@Udienroy, salam kenal juga mas..makasih udah mampir mas
@Pakbud, kadang yg keras memang diharapkan pak…heheheh
@Uny, damai seperti Yuni yg mendapatkan semangat baru ya…
oelil´s last blog ..Budayakah Kekerasan?
Balas
By oelil, February 1, 2010 @ 12:13 am
@Bunda, @mas DafidRiau, sy juga prihatin…budaya yg sudah ada yg bener2 luhur malah terlupakan, tp yg model begitu kok lebih mudah mewabah ya
oelil´s last blog ..Budayakah Kekerasan?
Balas
By Wandi thok, February 1, 2010 @ 1:08 am
Setahuku itu budaya jahiliyah mas. Jadi nggak perlu ditiru.
Wandi thok´s last blog ..Ma’afkan sahabat blogspot
Balas
By sedjatee, February 1, 2010 @ 1:43 pm
tak salah lagi, kekerasan adalah budaya paling primitif… itulah indikasi orang berfikiran pendek, tidak toleran, emosional dan tidak tepo saliro… salam sukses…
sedj
Balas
By ciwir, February 1, 2010 @ 2:15 pm
kekerasan adalah saluran dari sebuah tekanan mas
kehidupan yang serba keras, akhirnya membuat manusianya suka akan kekerasan
ciwir´s last blog ..Perguruan Tinggi : Antara Kurikulum & Kualitas Lulusan
Balas
By Gus Ikhwan, February 1, 2010 @ 3:09 pm
Kekerasan bisa menimpa siapa saja kang ??
Komen balik ya minta saran dan kritikan
iyo kang portal pendekar tidar naik turun bandwidthnya
Gus Ikhwan´s last blog ..Akhir bulan Januari Gus Ikhwan Ganti Theme
Balas
By Sugeng, February 1, 2010 @ 5:37 pm
darah muda, darahnya para remaja
yang selalu merasa bangga
walau salah tak mau mengalah …….
(rhoma mode : on) :grin:
mungkin sekarang setelah beranak
kaya’ kambing ajadan beristri dan meninggalkan masa remaja baru bisa berpikir jernih, bahwa semua itu gag ada artinya :cry:salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
Sugeng´s last blog ..Sudah Benarkah Arah Qiblat Kita ?
Balas
By ardyan, February 1, 2010 @ 6:07 pm
budaya orang2 jahiliah kang perlu diberantas kuwi….
ardyan´s last blog ..Biometrika Identifikasi Masa Depan
Balas
By ikhsan, February 1, 2010 @ 10:01 pm
padahal musiknya Five Minutes melow,,,tapi kok ya ana sing isih tawuran :)
Balas
By Ndoro Seten, February 2, 2010 @ 8:56 am
Inikah efek samping yang dinamakan “pembangunan”?
Ndoro Seten´s last blog ..Rembug Bala Tidar
Balas
By HALAMAN PUTIH, February 3, 2010 @ 9:52 pm
Mereka yang di gedung dewan aja ada yang berbaku hantam mas, diliput TV lagi. Masalahnya memang terletak pada budi pekerti yang sudah luntur.
HALAMAN PUTIH´s last blog ..Istiqomah Dengan Niat Yang Baik
Balas
By musikdanfilm, February 3, 2010 @ 10:55 pm
tidak setuju dengan kekerasan, harus dihindari..
musikdanfilm´s last blog ..Post by Email Wrapup 
Balas
By nahdhi, February 4, 2010 @ 6:53 am
Menurut saya kekerasan itu adalah hasil kebudayaan modern. Dulu jaman saya cilik ndak pernah itu ada gelutan, pol mentok ya cuma adu mulut (padu). Lha sekarang pada tiru-tiru yang di tipi…..
nahdhi´s last blog ..Kalau Website Diblokir
Balas
By elia|bintang, February 4, 2010 @ 7:11 am
kekerasan akan membudaya jika dibiarkan. karena untuk kelompok2 “kecil”, kekerasan sudah membudaya. lihatlah bonek yang identik dengan kekerasan. jika dibiarkan, dampaknya bisa menyebar kemana2 :|
Balas
By ireng_ajah, February 4, 2010 @ 8:44 pm
Mungkin itu yang dinamakan “penyelesaian secara jantan” mas..
Balas
By Wandi thok, February 5, 2010 @ 12:42 am
Aiyo mas ndang dihapdet meneh. :lol:
Balas
By Wandi thok, February 5, 2010 @ 12:44 am
Ayo mas, mana nyuposnya? Tunjukken kejantananmu mas. :lol:
Balas
By budies, February 5, 2010 @ 11:13 am
ada tulisanhanacaraka yang hrus sampean jawab lagi di bagian akhir postingan, kikikiki…promosi
budies´s last blog ..PEMOTONG STYROFOAM DARURAT
Balas
By budies, February 5, 2010 @ 11:17 am
kenapa kok komen gak masuk ya
budies´s last blog ..PEMOTONG STYROFOAM DARURAT
Balas
By Larejawi, February 5, 2010 @ 11:19 pm
kekerasan merajalela…
Balas
By antokoe, February 5, 2010 @ 11:39 pm
bukan budaya mas, tapi sekolahe durung lulus dari perlu sekolah maneh sampe tahu kalo kekerasan itu bukan budaya manusia
Balas
By Yunus Chalim, February 6, 2010 @ 1:07 am
sangat di sayangkan sikap para penerus bangsa,
Balas
By Reza Fauzi, February 6, 2010 @ 12:14 pm
makanya jangan terlalu fanatik nonton konser, haha
Reza Fauzi´s last blog ..Sedikit Trik dan Tips CPALead
Balas
By KRISTIN34zp, February 7, 2010 @ 2:59 pm
Come to online writing jobs as you would like to get more facts close to this topic.
Balas
By budies, February 8, 2010 @ 1:05 am
apa aku salah seting d komenluvku ya… kok yang keluar itu terus..tes lagi
budies´s last blog ..MENGEMBALIKAN DATA FLASHDISK YG HILANG
Balas
By budies, February 8, 2010 @ 1:06 am
sambang kuwarasan
budies´s last blog ..MENGEMBALIKAN DATA FLASHDISK YG HILANG
Balas
By budies, February 8, 2010 @ 1:07 am
kalau menulis komen salah email kok gak masuk to
budies´s last blog ..MENGEMBALIKAN DATA FLASHDISK YG HILANG
Balas
By Hary4n4, February 8, 2010 @ 6:25 pm
Budaya kekerasan atau adu jotos, memang lagi ngetrend. Kayaknya ini udah jadi gambaran tentang tata cara perilaku yg egois. Sok cari perhatian dan ingin selalu dianggap yg paling wah atau paling benar…
Balas
By soewoeng, February 8, 2010 @ 6:46 pm
bonekkkkkkkk
Balas
By soewoeng, February 8, 2010 @ 6:48 pm
kalo penyaluran lewat kata kata mampet hanya itu yang jadi penyelsaian hehehe kaburrrrrrr
Balas
By annosmile, February 8, 2010 @ 8:16 pm
semoga dengan perkembangan zaman
budaya kekerasan menghilang dari diri warga indonesia
karena kita manusia bukan hewan
annosmile´s last blog ..Keindahan Sunrise Di Puncak Gunung Penanjakan
Balas
By Yanti tukang kerupuk, February 9, 2010 @ 8:08 pm
Assalamualaikum.wr.wb. Slmt Malam. Salam dari Yanti sekeluarga. Semoga pemilik blog ini dan seluruh narablog yang hadir selalu dalam lindunganNya dan sukses menyertainya.Tabik
Yanti tukang kerupuk´s last blog ..Masih doyan ABG Bugil
Balas
By Yanti tukang kerupuk, February 9, 2010 @ 8:10 pm
kalo trend kok gak pernah ada redanya ya? berarti sudah jadi budaya …..
Yanti tukang kerupuk´s last blog ..Masih doyan ABG Bugil
Balas
By Gus Ikhwan, February 10, 2010 @ 2:40 pm
Wah jangan ditiru kang??
budaya jahiliyah?>?
gantian mampir ya
Balas
By Darin, February 12, 2010 @ 2:05 pm
Menurut saya itu bukan budaya, tapi naluri. Sejak zaman dulu kekerasan sudah akrab di diri manusia dan kadang menjadi penyelamat hidup, karena memang zaman itu harus benar2 survive kalau mau tetap hidup. Namun seiring kemajuan peradaban, dimana toleransi menjadi bagian pentingnya, kebersamaan menjadi hal mutlak dan kekerasan sudah out of date.
Nah klo diliat dr kasus diatas, naluri primitif mereka masih nyantol. Sebenarnya saya kasihan dgn mereka..
SAlam kenal.
Darin´s last blog ..Indonesian Dream vs Pisang Goreng
Balas
By Edi Psw, February 12, 2010 @ 4:44 pm
Kekerasan kalau dilawan dengan kekerasan, bakal tambah rame….
Edi Psw´s last blog ..Toko Komputer Yang Pas dan Pasti Puas
Balas
By Edi Psw, February 12, 2010 @ 4:55 pm
Jaman sekarang memang serba repot.
Banyak orang lebih menggunakan okol ketimbang akal.
Edi Psw´s last blog ..Toko Komputer Yang Pas dan Pasti Puas
Balas
By Krista21io, February 13, 2010 @ 2:19 pm
If some students stuck with argument essay composing, therefore I would recommend to buy essay papers at some essay writing service under such circumstances.
Balas
By D3pd, February 13, 2010 @ 7:28 pm
Have a nice day, undangan penuh kebahagiaan di hari yang ke-56 Ayah tercinta, salam D3pd
D3pd´s last blog ..56 Untuk Ayahnya D3pd… 
Balas
By annosmile, February 15, 2010 @ 7:54 pm
makanya saya ndak suka liat konser langsung mas
mending nonton lewat tipi
annosmile´s last blog ..Serunya Naik Jeep Hardtop di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Balas
annosmile Reply:
February 15th, 2010 at 7:56 pm
ping telu sisan le komeng..
annosmile´s last blog ..The Condition of Bukit Cinta 
Balas
By muhammad zakariah, February 19, 2010 @ 4:40 pm
parah,,, kekerasan skrng udh gak jaman lagi.. tp yg lebih aneh lg kekerasan yg dilakukan mahasiswa kemaren dimakassar,. saling tawuran cuy.. aneh dan ironis dunia kekerasan dan pendidikan..
Balas